Repost:Agama Saya Cinta

This is so me.. really really very me.. *halah inggris apaan ini si anung :))*

Tapi ini hasil copy paste dari Gede Prama, one of my favourite :). Please enjoy..

==================================================================

Agama Saya Cinta

Gede Prama

Paradoks, itulah judul yang diberikan terhadap kecenderungan kekinian dalam kehidupan. John Naisbitt adalah salah satu tokoh yang berkontribusi besar terhadap populernya terminologi paradoks.

Fundamental dalam pikiran orang- orang seperti Naisbitt, bila ada kecenderungan yang keluar dari rel akal sehat, dengan mudah masuk ke kotak paradoks. Sebagian dari manusia yang memberi judul paradoks kemudian kecewa, sebagian lagi malah bertumbuh justru karena paradoks. Tulisan ini berharap, mudah-mudahan lebih banyak sahabat yang dibuat bertumbuh oleh paradoks-paradoks berikut. Tidak menjadi niat tulisan ini agar paradoks-paradoks berikut menjadi awal permusuhan dan kecurigaan baru.

Sebagian paradoks yang layak dicermati adalah apa yang terjadi di Bali, India, Tibet, sampai Timur Tengah. Bali, sebagaimana dikomunikasikan dalam waktu lama oleh industri pariwisata, adalah pulau kedamaian. Namun, di sini juga ribuan manusia dibantai karena judul komunis di tahun 1965. Di sini juga dua bom teroris meraung-raung memakan banyak jiwa manusia. Di sini juga sebuah kota terbakar karena calon presiden yang didukung tidak terpilih di tahun 1999. Di Bali juga terjadi orang yang sudah meninggal pun masih dihalangi agar pulang secara damai.
Read more…

Presentasi Yang Baik

Tadi abis posting soal meeting anung yang berkisar soal presentasi product, Karena ada beberapa hal yang kurang sreg dari presentasinya, jadi pengen sharing sedikit soal ini, sebuah sudut pandang dari pihak customer. Catatan juga buat anung jadi kapan tau mau presentasi jadi ingat :).

1. Ajukan meeting sebelum presentasi sesungguhnya
Hal ini sebenarnya cukup mudah, sebelum presentasi dengan audiens yang sesungguhnya pastilah anda diundang terlebih dulu. Jika bisa, mintalah waktu untuk bertemu dengan sang pengundang sebelum melakukan presentasi yang sesungguhnya.
Read more…

Slip Biru Sudah Tidak Berlaku (ST/93/XI/2006)

Tadi sempat dikasih offline message dari seorang teman kuliah yang isinya itu intinya slip biru sudah tidak berlaku lagi. Oh great..

JAKARTA, JUMAT-Bagi para pengendara yang terkena tilang selalu diberikan slip biru dari Polisi Lalu Lintas. Namun, mulai tanggal 26 April 2008 Direktorat Lalu lintas Polda Metro Jaya hanya akan memberikan blangko warna merah dalam penyelesaian perkara pelanggaran lalu lintas.

Sesuai dengan Surat Telegram (ST) Dirlantas Polda No Pol: ST/93/XI/2006, Polantas Polda dalam penyelesaian perkara pelanggaran lalu lintas hanya akan memberikan blangko warna merah jika memberikan tilang.

Hal ini diberlakukan untuk menghindari penyalahgunaan tilang dan proses penyelesaian perkara. Selanjutnya pemberlakukan ini juga dimaksudkan agar pelanggar menghadiri sidang pengadilan negeri yang sesuai dengan pelanggarannya.

Dalam ST ini juga disebutkan penindakan pelanggaran dengan blangko tilang harus dilakukan secara profesional dan menjunjung tinggi supremasi hukum. Petugas Polantas dilarang dengan tegas melakukan denda damai di tempat

http://www.lantas.metro.polri.go.id/news/index.php?id=2&nid=13696

http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/05/02/1026406/ditilang..mintalah.blanko.merah

Di jaman moderen ini, Bukannya mempermudah dan mengefisiensi segala proses malahan dibuat susah, alasannya sih biar pelanggar jera. Mungkin sih jera. tapi jera karena ke-muak-an dalam mengantri.

Padahal kalau mau dipikir, sudah diatur penetepan dendan sebagai hukuman dari pelanggaran yang memang ditujukan membuat efek jera. Jadinya, kenapa tidak dilakukan dengan cara menaikkan denda? Dijamin memberikan efek jera yang jauh lebih besar dan mengajarkan masyarakat untuk bertanggung jawab.

Dengan cara seperti ini (menghapuskan slip biru) bukannya memberantas korupsi, Kepolisian sebagai lembaga hukum, malah membuka celah yang siap dimanfaatkan oleh oknum oknum pengadilan untuk mengais rupiah yang lebih banyak lagi. Karena otomatis seluruh pelanggaran dipastikan akan ke pengadilan, yang kita sudah tahu sama tahu kondisinya :).

Yah we’ll never understand what this country wants..

*live it.. or leave it.. :)*

FWD: RE: Idiotic Religious Rivalries

I found this article very good. Open our eyes.. yah.. walaupun tetep ada paragraf yang anung ga demen.. (bagian Son) :) tapi overall oke lah.. sumber asli dari sini. Buat yang ga berkenan. Em.. so sorry, ga ada maksud apapun yah cuma mo sharing. :).

Sumtimes sebel aja ngeliat orang yang terlalu fanatik sama agamanya sendiri, nganggap agamanya yang terbaik. nganggap dia yang paling ngerti tentang bagaimana kita harus menjalankan hidup. yah.. moga moga aja post ini bisa lebih membuka mata.

Anung pribadi? em.. lom ketemu yang cocok hahahaha.. yah.. yang penting saya masih percaya ada Dia. O:)

Read more…

Can you not trust your IT staff

Di kantor ada IT staff / IT Support / IT Helpdes / IT something lah? itu lho yang kerjaannya maintain system. Nah secara anung itu kerjaannya ga jelas. alias masi banyak juga bantu urus urus jaringan dan PC di kantor. Jadi yah sedikit sharing deh tentang hal sensitif yang mungkin dilakukan oleh orang IT.

Bad number 1: Connected = Accessible
Kabel UTP, Wireless, or anything yang menghubungkan anda dengan jaringan pastinya membuka jalan buat mengakses komputer anda. Apa aja yang bisa dilakukan? em.. semua data yang disimpan di komputer bisa dilihat lho. Malah dengan program tertentu, Kegiatan yang sedang dilakukan oleh anda dapat dilihat secara real time :D.

Bad number 2: We know what you do
Transaksi online? Bisa diambil passwordnya. Bisa dicuri nomor kartu kreditnya.. bisa deh semua.. kan semua data yang dikirim itu pada akhirnya akan dilewatkan melalui server yang.. tentunya di-”jaga” oleh orang IT kan :-"
So.. be good lah.. tak perlu buka yang aneh2 di kantor :D. Dan kalo mao aman ya transaksi online meningan di rumah :) *eh ga tentu lebih aman juga sih di rumah :))* yah.. resiko selalu ada :).

Bad number 3: Show us your data
Sudah dihidden? Tinggal di show :)
Sudah dipassword? banyak tool buat bongkarnya.
Sudah di encrypt? hmm.. kalau orangnya iseng.. tetep bisa decrypt kan :).
Intinya.. segala hal yang berbentuk file dan tersimpan secara elektronik bisa diakses dari manapun selama terhubung dengan jaringan.

Hmm.. are these things really really bad? yah.. iya kalo orang nya itu jahat dan emang dasarnya ndableg. Tapi yah..gimana yak.. this is the job :).

Bukan maksudnya menakut nakutin. cuma sekadar kasih tau :D.. hehehe..

Any solution? Errr.. Try to trust the IT Division.. and be good to them =))… dapat dimulai dengan sering2 bagi makanan koq ;))

Langkah Bila Ditilang Polisi

Aneka Langkah Tilang

Sepertinya saya sedang suka menulis blog seputar tilang, tetapi semoga ini yang terakhir :) Tergerak dari pengalaman saya belum lama ini mengenai proses dan prosedur pelanggaran lalu lintas, tilang, dan penyelesaiannya, saya akan mencoba untuk memberikan pilihan-pilihan yang dapat dilakukan bila anda menemui masalah ini.

Saya tidak akan menyebut ini sebagai tips, karena dari beberapa tips yang saya dapatkan dari sejumlah website mengenai pelanggaran lalu lintas dan tilang, ternyata masing-masing orang memiliki pengalaman dan hasil yang berbeda-beda dari apa yang mereka ‘lakukan’.

Di sini saya akan memberikan langkah-langkah yang dapat anda lakukan saat ‘menyadari’ bahwa anda baru saja melakukan pelanggaran lalu lintas, dimana setiap langkah mungkin memiliki ‘resiko’ sehingga pada akhirnya anda sendiri lah yang ‘berhak’ menentukan langkah mana yang akan anda ambil.

Tips untuk membaca langkah-langkah ini adalah: Baca langkah yang ada secara berurutan mulai dari nomor 1. Bila resiko terlalu besar dan langkah itu tidak ingin anda ambil, lupakan langkah tersebut dan beralihlah ke langkah berikutnya.

Bila anda ingin mengambil langkah itu maka ada 2 kemungkinan yang akan terjadi yaitu masalah anda selesai, atau anda tetap harus melanjutkan ke langkah berikutnya. Demikian seterusnya sampai langkah terakhir. Bacalah setiap langkah sampai akhir blog ini supaya anda tidak mengambil keputusan yang salah :)

Mari kita mulai. Tentu saja langkah yang paling tepat dan utama adalah sebisa mungkin tidak melakukan pelanggaran lalu lintas. Tetapi, yah.. namanya juga manusia.. Saat anda (ketahuan) melakukan pelanggaran lalu lintas dan ada polisi yang meniup peluit atau memberikan tanda apapun supaya anda memberhentikan kendaraan anda, langkah yang dapat anda ambil adalah:

1.Jangan pedulikan polisi tersebut.
Pura-pura tidak melihat dan tidak mendengar, lajukan kendaraan anda seperti tidak terjadi apapun.

Resiko: Kemungkinan besar anda tertangkap dan pada akhirnya tetap harus menghentikan kendaraan anda yang mengakibatkan pelanggaran yang anda lakukan lebih besar.

2. Berhentikan kendaraan anda, ucapkan salam kepada si polisi.
Mintalah (dengan sopan) agar si polisi menunjukan kartu ID polisi nya kepada anda sebelum anda memberikan SIM/STNK kepadanya. Ini adalah hak anda, karena bila tidak dapat menunjukan ID Card maka polisi tersebut tidak berhak menilang anda.

Katakan saja (dengan sopan) bahwa SIM/STNK anda pernah hilang diambil oleh polisi gadungan. Catat/ingat baik-baik nama dan nomor ID si polisi. Hal ini ditujukan agar polisi itu tidak berbuat “macam-macam” dengan SIM/STNK anda.

Resiko: Jika ini anda lakukan, jangan berharap anda dapat melakukan “transaksi damai” atau pembayaran di tempat. Sudah dapat dipastikan anda akan melalui proses tilang karena polisi yang sudah dicatat nama dan nomor ID nya tidak akan berani untuk melakukan hal diluar prosedur.
Jika langkah ini yang anda ambil, lewati langkah 3-5, bacalah langsung langkah 6.

3. Untuk menghemat waktu dan uang, “transaksi damai” sering terbukti jauh lebih irit dari prosedur apapun.
Jangan membela diri sekalipun anda (merasa) tidak bersalah, karena sekali sudah diberhentikan oleh si polisi, itu sudah berarti bahwa anda ‘bersalah’.

Yang menjadi pertanyaan adalah, berapa jumlah uang yang pantas anda keluarkan untuk melakukan “transaksi damai” ini. Saran saya, mulailah dengan Rp10.000 bila anda naik motor dan punya SIM, Rp30.000 bila anda tidak punya SIM ; mulailah dengan Rp20.000 bila anda naik mobil dan punya SIM, Rp40.000 bila anda tidak punya SIM. Note: Angka ini mungkin bisa berubah beberapa tahun ke depan ;)

Resiko: Di beberapa tempat dan untuk sebagian polisi, jumlah yang saya sebutkan di atas mungkin tidak cukup dan “transaksi” belum dapat berhasil.

4. Tambahakan jumlah uang yang akan anda keluarkan bila “transaksi” belum berhasil.
Anda dapat menambahkannya sedikit demi sedikit maupun secara langsung sampai ke batas maksimum, tergantung dari mood anda dan penilaian anda terhadap mood si polisi :).

Berapakah ‘batas maksimum’ pengeluaran anda untuk “transaksi” tersebut? Sesuaikan dengan pelanggaran yang anda lakukan, ada baiknya anda mengetahui tarif denda resmi. JANGAN jadikan itu sebagai batas maksimum. Tambahkan sekitar Rp25.000 dari tarif denda resmi tersebut untuk batas maksimum.

Karena.. percaya atau tidak, pada akhirnya sejumlah itulah yang akan anda keluarkan bila mengikuti prosedur resmi. Tambahan Rp25.000 itu adalah pengganti waktu anda yang terbuang / ongkos transportasi / ongkos perkara / biaya administrasi / biaya titip sidang / mark-up denda dari hakim / mark-up tabel denda resmi di pengadilan negri setempat / … dll.

Bila anda malas membaca tarif denda resmi, maka saran saya untuk ‘batas maksimum’ pengeluaran dalam “transaksi damai” adalah Rp45.000 bila anda naik motor dan punya SIM, Rp65.000 bila anda tidak punya SIM ; Rp55.000 bila anda naik mobil dan punya SIM, Rp75.000 bila anda tidak punya SIM.

Resiko: “Polisi” yang sedang “butuh uang” atau Polisi yang (terpaksa) taat peraturan dan (selalu) mengikuti prosedur bisa saja tetap menolak uang yang akan anda berikan meskipun sudah mencapai batas maksimum.

5. Berikan berapapun jumlah yang si “polisi” minta.
Resiko: Anda bisa kehilangan banyak uang.

6. Katakan bahwa anda setuju ditilang dan bersedia mengikuti prosedur resmi.

Resiko: Ada kemungkinan (kecil) “Polisi” yang kesal bisa “membuang” SIM/STNK anda, kecuali anda telah melakukan langkah no 2. Sekali SIM/STNK sudah berpindah dari tangan anda, kemungkinan SIM/STNK anda hilang selalu ada meskipun kecil.
Bila resiko ini sangat anda takuti, pikirkan dan baca kembali langkah 3-5 ;)

7. Minta kepada Polisi untuk memberikan slip tilang warna biru.

Note: Slip biru berarti anda menerima kesalahan anda, slip merah berarti anda tidak mengakui kesalahan anda dan karenanya bersedia untuk mengikuti sidang dan menunggu keputusan hakim.

Dengan slip biru, anda tidak perlu sidang. Cukup membayar denda resmi pada BRI yang ditunjuk dan mengambil SIM/STNK anda di tempat yang ditentukan dengan menunjukan bukti pembayaran denda.

Pastikan pada slip biru tertulis dengan jelas Nama dan Lokasi BRI tempat pembayaran, Jumlah Denda, dan Tempat Pengambilan Kembali SIM/STNK anda.

Resiko: Sebagian besar polisi mungkin akan mengatakan bahwa slip biru sudah tidak berlaku dan yang ada hanya slip merah. Ini berarti anda harus mengikuti sidang.

8. Jangan ikuti tanggal dan tempat sidang.
3×24 jam setelah anda menerima surat tilang, seharusnya berkas (SIM/STNK) anda sudah/masih berada di Ditlantas MT.Haryono (dari arah Slipi melewati lampu merah Pancoran, ada di sebelah kiri).

Langsung menuju ke ruangan tilang yang berAC, serahkan slip merah anda kepada petugas dan tunggu nama anda dipanggil. Tidak perlu menunggu lama, SIM/STNK anda dapat kembali saat itu juga setelah anda membayar denda. Biasanya jumlah yang harus dibayar adalah denda resmi ditambah sekitar Rp10.000 - Rp20.000 yang mereka katakan sebagai biaya “titip sidang”.

Resiko: Saat anda ke Ditlantas ini mungkin saja SIM/STNK anda masih ada di tangan polisi penilang, dan ini berarti anda harus mencoba lagi hari-hari berikutnya sampai dengan sehari sebelum tanggal sidang.

Selain itu, mungkin juga SIM/STNK anda malah sudah dikirim ke pengadilan negri tempat anda akan disidang. Bila ini yang terjadi, maka anda harus mengambil langkah 9.

9. Pre-Sidang
Biasanya sidang tilang pada setiap pengadilan negri hanya dilakukan seminggu sekali. Ketahui jadwal sidang tilang dari tanggal sidang yang tertulis di surat tilang anda. JANGAN datang pada hari sidang tilang.

Alasan pertama adalah karena antrian akan sangat panjang, lama, dan penuh sesak. Alasan kedua adalah karena sidangnya pun belum tentu ada. Sering terjadi, meskipun itu adalah hari sidang tilang, tidak ada hakim yang datang dan pada akhirnya kita hanya berurusan dengan para petugas yang ada di pengadilan itu dan membayar denda ke mereka.

Daripada berjubel dan berdesakan untuk sidang padahal sidangnya belum tentu ada, lebih baik mengambil hari lain diluar hari sidang tilang dan langsung mencari petugas/ruangan tilang untuk langsung mengurus berkas (SIM/STNK) anda dan membayar denda kepada mereka tanpa harus mengantri lama dan berdesakan.

Resiko: Kemungkinan besar denda yang harus dibayarkan akan lebih tinggi daripada bila kita mengikuti sidang resmi.

10. Sidang
Memang seringkali dengan mengikuti sidang resmi, maka yang kita bayarkan adalah benar-benar sejumlah denda resmi ditambah ongkos perkara dan bukan tidak mungkin itu jauh lebih murah daripada semua langkah yang ada di atas (bila tidak memperhitungkan ongkos, waktu, dll, dsb).

Jika memang ini yang anda inginkan, datanglah tepat pada tanggal, waktu, dan tempat sidang yang telah ditentukan / tertulis pada surat tilang dan hadirilah sidang tilang tersebut.

Hindari calo karena pada dasarnya apa yang bisa dilakukan oleh calo, dapat dilakukan dengan mudah juga oleh anda sendiri. Bersiaplah untuk berdesakan, berjubel, dan mengikuti prosedur yang ada.

Cepat atau lambatnya proses sidang berlangsung sampai anda mendapatkan kembali SIM/STNK anda, tergantung pada keberuntungan anda di hari itu :)

Resiko: Seperti yang telah saya katakan di langkah 9, kadang tidak ada hakim yang datang. Sidang bisa saja dikatakan sudah “selesai” tanpa anda tau kapan sidang itu dimulai, dan pada akhirnya anda tetap harus membayar denda tidak resmi kepada petugas meskipun anda telah datang dan “mengantri” sesuai tanggal, waktu, dan prosedur yang ada. Hakim yang ‘juga manusia’ pun kadang bisa memberikan keputusan denda yang melebihi tarif denda resmi yang berlaku, tanpa kita bisa mendebatnya.

Setelah melihat semua langkah yang saya tulis di atas, silakan anda cermati kembali langkah-langkah tersebut dan lakukan yang paling sesuai dengan suasana yang ada dan suasana hati anda saat melakukan pelanggaran ;)

Jujur, saat ini pun saya belum bisa menentukan langkah mana yang akan saya ambil. Harus menunggu pelanggaran terjadi, barulah saya bisa menentukan. Tetapi langkah terbaik memang selalu berusaha untuk tidak melanggar peraturan.

Resiko yang ada dari setiap langkah, mungkin jauh lebih banyak daripada apa yang telah saya tulis. Pilih sendiri petualanganmu, semoga anda beruntung.


Sumber asli: click here
Postingan ini ditulis oleh Prilaquin, saudara sepupukuw :). Sedikit diedit biar rapih. semoga berguna di jalanan ;)

Mengamankan Komputer Dari Virus di Flashdisk

Sesuai janji saya di post “sableng” sebelumnya, yah ini dia tips mengamankan istri anda dari virus yang nyebar via flashdisk, tentunya tips ini sangat ga dijamin keberhasilannya. ga ada bukti ilmiah juga soal keampuhannya dan satu lagi saya ga bertanggung jawab atas segala sesuatu yang terjadi setelah anda nyoba ini langkah :)). *nung, lo niatnya ngasih tips ape nyebar dosa seh :p*.

——————————————————————

Sebelum flashdisk akan di colok di komputer:

  1. Buka dulu My Computer
  2. Tekan tombol SHIFT dan tahan
  3. Masukkan flashdisk ke lubang yang anda tuju *tangan satu lage tetep mencet shift*
  4. Tunggu sampe kedetect, klo uda kedetect ditandain dengan munculnya drive baru di My Computer anda.
  5. Lepas tombol SHIFT

FACT:
Apa gunanya langkah ini? Virus yang nyebar via flashdisk seringnya menggunakan fasilitas autoplay yang terdapat di Windows. fasilitas ini memungkinkan windows langsung menjalankan aplikasi yang terdapat di drive yang dimasukan ke PC anda. (Tidak hanya Flashdisk, bisa CD, MMC, ataupun Hardisk External). nah penekanan tombol shift ini untuk mencegah fitur autoplay ini dijalankan.

——————————————————————

Ketika flashdisk sudah dicolok di komputer:

  1. Buka My Computer
  2. Jangan terburu buru mengakses flashdisk anda
  3. Klik kanan di drive flashdisk, harusnya tampil menu kaya gini (bisa beda2 lah):
    contextmenunormal.GIFcontextmenu.GIF
  4. Seph, tahan dulu liat gambar kiri nah kalo menu tersebut di paling atas tulisannya adalah Open tidak ada tulisan AutoPlay. ok, sepertinya flashdisk ini lumayan aman.tapiii.. kalo menu yang anda lihat mirip seperti gambar kanan ditandai dengan pilihan paling atas yang di highlight tulisannya adalah AutoPlay. JRENG.. siap siap sajah.. ini artinya ada “sesuatu” di dalam flashdisk anda
  5. Yang paling aman dilakukan adalah lakukan Scan virus, jika ada antivirus di komputer anda, seharusnya ada pilihan Scan di menu tersebut. yak, Klik sajah dan liat hasilnya ;)

FACT:
Pembuat virus memanfaatkan kebiasaan orang yang demen melakukan Double-click pada object yang ada untuk mengeksekusinya. double click akan mengeksekusi perintah default yang ada. Jika di flashdisk bersih, double click akan mengaktifkan perintah default yang normal yaitu: Open dan aman aman aja lah :D.
Tapi di flashdisk yang terkena virus (bisa dilihat di gambar kanan). Double Click akan mengaktifkan perintah AutoPlay. Dimana autoplay itu biasanya *tidak selalu* menjalankan “bakteri-laknat”, so.. get some point? ;)

——————————————————————-

Ketika flashdisk mau di explore:

  1. Yakinkan bahwa anti virus *yang biasanya uda basi* anda sudah melakukan tugasnya *yang biasanya gagal :))*.
  2. Kalo dibilang ada virus, yah baiknya anda bersihin dulu lah. kalo si antivirus bilang “Aman BOS!” weits jangan pecaya dengan mudahnya sama antivirus basi milik anda :D
  3. Cara terbaik untuk membuka flashdisk bukan dengan cara double click melainkan dengan cara:
    Right Click > Explore
  4. Dengan ini seharusnya anda tidak akan mengeksekusi “setan-biadab” yang *kali aje* ada di dalam flashdisk

FACT:
Err.. kayanya uda jelas di fact yang ada sebelom inih :p. *males nulis mode on :))*

——————————————————————-

Ketika flashdisk sedang diexplore:

sebelum melangkah lebih jauh kita harus menampilkan file file yang tersembunyi dengan cara titik dua

  1. Buka My Computer
  2. Klik Tools > Folder Options
  3. Pilih tab View akan tampil seperti gambar ini
    folderoptions.GIF
  4. Centang Show hidden fiels and folders
  5. Buang centang di Hide Extensions for known file types
  6. Buang centang pada Hide protected operating system files
  7. Akan muncul peringatan pada windows, no problem lakukan seperti yang biasa anda lakukan, klik Yes.
  8. Klik OK
  9. seharusnya akan tampil file file yang berwarna agak pudar karena ga dicuci dengan rinso warna bersifat hidden

Berikutnya tampilkan detail informasi file yang ada di flashdisk dengan cara klik View > Details. dan tampillah informasi detail. yang penting harus diperhatikan adalah File Name dan Type.

Ada 3 kategori file samaran dari “penyakit-menular” yang anung ketahui:
* File yang memiliki type: Application
* File yang bersifat tersembunyi / hidden
* File yang memilik nama aneh *relatip sih yg ini* :|
* File yang ber-extension ganda

Lihat gambar:
detailfile.JPG

File pertama, kelihatannya kaya folder tapi koq typenya application, ini besar kemungkinan virus.
Saran anung: Delete

File kedua, namanya aneh, typenya application ada kemungkinan virus tapi mungkin juga kagak, coba scan pake anti virus anda.
Saran anung: Biarinin ajah klo ga yakin

File ketiga, hidden dan application, belom tentu virus, tapi mungkin juga.
Saran anung: Biarinin ajah klo ga yakin

File keempat, Iconnya MS Word tapi type nya application, pas diliat koq extension nya .exe. Hmm… virus nih ;)
Saran anung: Delete

FACT:
uda dijelaskan di atas.. fakta yang ada saat ini, tangan saya pegel ngetik dan bikin gambar2… gini aja 2 jem :((.

——————————————————————

Sekarang seharusnya anda uda lumayan ngerti deh bagaimana mendeteksi kesehatan alat vital flashdisk anda masing masing.

bila ada yang merasakan manfaat dan pencerahan setelah baca artikel ini.. saya hanya bisa mengucapkan “Terima Kasih ya Tuhan, ga taunya tulisan ga ada kerjaan yang dibikin orang sok tahu ini ada gunanya jugaaa..”

bagi yang berkenan mohon tidak memberi ucapan terima kasih tapi langsung saja transfer ke 527 0817 523 atas nama Anung Waskito, berapapun jumlahnya saya terima dengan senang hati $-).

Kalo ga mau transfer ya uda, sedikit celoteh anda di comment box sudah menghibur saya koq *walau tetep lebih seneng dapet duit :))*

Naseb

Dari kemaren posting ga jelas mulu, sekali kali pengen posting topik berat dikit ah. :D

Nasib di tangan kita atau.. hidup kita di tangan nasib? :). 2 Kalimat simple yang artinya bertolak belakang banget. Yang pertama adalah premis bahwa kita sebagai manusia, bisa mengendalikan hidupnya sepenuhnya atau paling tidak semampunya. Bagi mereka ini, nasib digariskan oleh tangannya sendiri dan bukan siapa siapa. Dan untuk premis kedua, Hidup kita di tangan nasib, Jika memang nasib sudah berkata A, maka saya pasti A, jika nasib berkata B maka saya pun pasti B.

Anung pribadi, lebih percaya bahwa hidup kita ada di tangan nasib, Karenanya posting saya ini isinya yah tentang premis yang saya percaya. Agak berat sebelah? yah tak apa lah.. toh ini postingan pribadi saya, hanya opini saja koq :)

Apapun yang dilakukan manusia pasti kembali ke nasibnya lagi. Nasib seperti sebuah buku cerita yang berisi kisah seorang manusia sebagai tokoh sentralnya. Kisah seorang manusia sudah dituliskan mulai dari kelahirannya sampai kematiannya. Dan manusia tersebut tinggal menjalankan sesuai ceritanya tersebut.

Contoh saya ambil, seseorang yang bekerja super keras dan akhirnya berhasil mendapatkan keinginannya. Orang orang mungkin bilang.. Ow Jelas.. itu kan karena dia memang bekerja keras. Tapi menurut anung, Hey.. betul memang dia bekerja keras.. namun dia bisa sukses karena nasib berkata demikian. Sekeras apapun seseorang bekerja, jika nasib berkata tidak, saya yakin pasti dia tidak akan sukses. namun seorang yang pemalas sekalipun jika nasib berkata dia sukses, maka sukseslah dia :D

Waduh nung, klo gitu ngapain kita kerja keras capek capek kalo semua itu bergantung kepada nasib :)? Haiyah.. seseorang itu rajin ataupun malas, menurut si anung itu juga uda ditulis dalam nasibnya dia. Jika nasib berkata si A adalah anak yang rajin, pastilah dia rajin :). mau malas pun pasti tak bisa.

In my opinion, good things and bad things will eventually come! Kita ga bisa menolak suatu hal baik itu the good one maupun the bad one jika sudah digariskan demikian. Shit happens, Move on! quote yang sangat anung suka. Kenapa harus takut akan sesuatu yang pasti akan datang? :) yep we’re human, we can think rationally. *bener ga ni englishnya.. uda sok keren trus salah kan maluw :))*.

Ada seseorang yang katakanlah melakukan kesalahan, Waw.. entah kenapa dia sampe stress, takut setengah mati diomelin. I say what for? you can’t fix it by being stressed. FIX IT BY DO DOING IT! *thx ka uda dibenerin :">*.
Lain contoh seseorang yang sedih banget karena seseorang meninggal, sampai ga mau makan ga mau minum saking sedihnya. As a human, being sad is normal. BUT being extremely sad.. it’s pathetic. Apakah dengan menangis itu nasib orang yang meninggal itu akan berubah dan dia kembali hidup? Nothing’s changed. :) so.. be sad for a while.. heal it.. move on. that’s how life’s work *for me*.

ketika Anung takut akan suatu hal, Anung selalu berkata kepada dirinya sendiri:

“takut ataupun tidak, hal tersebut tetap akan datang, face it!” .

Ga tau yah. tapi 1 kalimat itu selalu membuat anung sedikit lebih berani. :) contohnya kaya waktu mo sidang skripsi.. well.. bohong kalo anung bilang ga grogi. tapi always keep in mind. grogi ga menolong masalah, sidang itu memang nasib anung. pasti akan datang. so.. a little relieved.. :D.

Now.. learn to always think positively!Siapa sih yang menentukan nasib seseorang itu baik atau buruk? Menurut anung, tidak ada yang namanya nasib buruk. Yang ada adalah nasib yang kurang menyenangkan :). Di balik sesuatu apaunya yang paling buruk sekalipun, tetap masih ada hal baik yang terkandung di dalamnya.. kalo kata kite kite sih.. “masih untung…” Mo contoh kasus bahwa tiada nasib yang buruk di dunia ini?

ada orang lagi jalan kaki di pinggir jalan raya.. tiba tiba keserempet motor

(+) Masih untunggg.. cuma keserempet motor..

Tiba tiba ada mobil nyusul lage.. nyerempet dia lage..

(+) Masih untunggg.. kaga ketabrak..

Emang dasar.. abis itu dia ketabrak sama mobil..

(+) Masih untunggg.. ketabrak tapi cuma luka aja..

Truk belakang tu mobil ga liat dia lage tiduran di jalanan karena luka.. blesssss.. kelindes kakinya putyuss..

(+) Masih untunggg.. tangan ga kenapa kenapa..

Baru selesai ngomong gitu.. roda belakang truk itu lindes tangannya juga.. putyuss lage..

(+) Masih untunggg.. Uda kelindes truk tapi masih idup..

Bawa pake ambulan ke rumah sakit.. eh.. nyawanya ga ketolong lagi.. meninggallah dia..

(+) Untung dia meninggal, kalo tidak kasihan sekali hidupnya tanpa kaki dan tangan.. :)

See..? Mati aja masih untung.. :) klo kita bisa memandang nasib dari segi seperti ini.. indah banget hidup ini loh.. Laif is beautiful.. :)

Sekian kuliah pagi dari saya. kritik, saran, pujian, makian, surat cinta serta sumbangan dapat diletakkan di kotak bawah :D.

Have a nice day folks \:D/