Freelance Programmer

Sudah hampir 2 tahun saya menjalani profesi ini, dan selama itu pula rasanya semakin hari semakin berat untuk menjalankannya. Mungkin anda sekalian masih ingat dengan hari hari yang dulu kala ketika para freelance programmer sedang mengalami masa jayanya.

Order terus datang setiap hari, yah tidak setiap hari beneran tapi minimal ada 1 order yang masuk setiap minggu. Pada saat keemasan ini memang yang terjadi adalah kurang tidur, namun hal itu diimbangi dengan mengepulnya asap dapur.

Namun kelamaan dunia IT di Indonesia semakin maju, Software house baru bermunculan dari yang skala kecil menengah sampai yang besar. Bahkan beberapa merupakan Software House bertaraf Internasional yang sudah memiliki nama.

Dengan begitu banyaknya software house skala korporat, pukulan berat menimpa golongan ini semua. Bagaimana tidak, Mereka dapat memproduksi software seperti pabrik, mass-production.yang tentu menyebabkan harga yang sangat rendah. Harga, sesuatu yang sering kali menjadi andalan para freelance programmer :)

Yang masih hangat satu ini adalah perusahaan CPSSoft yang baru baru ini membuat manuver “gila” dengan melepas software andalannya Accurate dengan harga Rp. 0,- dibundel dengan rapi sebagai bonus dari majalah chip.

Beberapa rekan saya yang juga berprofesi sama, cuma bisa mengurut dada :D Entah taktik apa yang sedang mereka lakukan saat ini. Yang pasti intinya adalah mereka (Software House besar) berhasil mengubah image “Software mahal”.

Freelancer freelancer ini juga tak kehabisan akali masih, mereka ada yang mencoba survive dengan membuat team. Jadi beberapa freelancer bergabung menjadi 1 grup dan membagi bagi tugas tanggung jawab seperti halnya sebuah software house. Cara ini juga cukup bagus dan lumayan menolong, bisa dilihat dari team freelancer yang saya kenal yaitu winning-soft. Anggota anggotanya adalah orang orang hebat yang saya kenal misalnya yulius yang merupakan salah satu pentolan dalam team tersebut awalnya juga freelancer sesama pejuang di dunia maya :D

Kesulitannya dalam bekerja tim adalah kadang beberapa orang memang ditakdirkan individualistis, Suatu hal yang menjadi dasar ideologi freelancer katanya :), Jadi untuk menggerakan tim tersebut dibutuhkan effort yang tentunya cukup besar :)

Jadi, bagaimana keadaan kami saat ini? Tenang saja kami masih survive. Beberapa Usaha Kecil Menengah (UKM) masih menggantungkan harapannya kepada kami. Ditambah dengan modal koneksi yang cukup, temennya dari saudara istri adik ke dua sepupu saya sering kok memesan software :)

Semua sudah ada kuenya masing-masing, Jadi kenapa harus takut. Menurut saya freelance programmer masih memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh software house besar yaitu personal touch, lebih kita kenal dengan kata mandarin “Cin Cai” :)

Berbeda dengan software house besar yang strict dengan kontrak, rubah warna = tambah duit. Kita para freelance programmer tanpa disadari sering kali memberikan bonus tambahan tanpa dikenakan biaya apapun. Kita tidak berprinsip “sekali senggol goceng” :D, saya coba menerapkan hal tersebut dalam bisnis bisnis saya yang lain. Hasilnya, lumayan :) pelanggan puas.

Prinsip “Cin Cai” atau maklum makluman ini kadang sudah hilang di semua aspek kehidupan. Padahal hal ini penting sekali untuk menjadi keunggulan kita. Ingat, saya survive karena prinsip ini :)

Apakah freelance programmer masih merupakan profesi yang menjanjikan? anda menilai sendiri, kalau untuk saya sepertinya jangan dijadikan profesi utama, hanya sampingan saja :)
Saya tidak berusaha sok tau di sini, cuma mau sekedar sharing saja. Toh sayapun masih bodoh dalam dunia IT. Segalah hal yang ada di sini bukan fakta dan hanya pendapat :)

Jalan Jalan Sore Collapsed

17 comments so far

  1. Jenny
    #1

    masih banyak dibutuhin koq nung programmer…selama dunia IT meng-IT masi terus berkembang :D

  2. Anung
    #2

    Betul, programmer akan selalu dibutuhkan. tp freelancer programmer? :)

  3. yulius
    #3

    hux2, nasib kita emang sebagai freelance programmer. Tapi tenang. programmer bukan segalanya. Dan lagi, gw ngga yakin ******* supportnya bagus.

  4. Anung
    #4

    Betul.. tak selamanya kita jadi kuli coding :)

    P.S:sory yong gw edit dikit.. ntar gw dituntut lage ama dia gara2 bilang dia jelek :p

  5. andy
    #5

    ada solusi dikit tentang freelance programmer. Coba jelajahi kota2 kecil. Disana freelance programmer masih sangat dibutuhkan. thank

  6. Anung
    #6

    Mbah xero kah?
    hohoho.. kota mana nihhh? mau donksss :p

  7. Youzt
    #7

    Nice blog, emang Freelance Programmer berat, tapi apapun aku salut dengan mereka.
    Please visit me in http://java-relax.blogspot.com/

  8. Anung
    #8

    hahah..
    terima kasih apresiasinya..

    mohon salut tidak diberikan dalam bentuk ucapan atau kata2 tapi bisa ditransfer ke rekening BCA 5270817523 wakkaak :))

  9. brissa
    #9

    mas kalau mau pesen bikinin software gimana ngubunginnya? kirim jawabannya ke email aku yah. tq

  10. newbie
    #10

    Maap, mo nanya kk/cc/om-om /tante-tante bahasa program pa yang paling bayak dicari/dipake. Maklum masih taon ke2 kuliah :”> biar tau program pa nantinya yang mo diadalemi. TQ;)

  11. Anung
    #11

    @brissa:
    Bisa kontak saya via email :).

    @newbie:
    Semua jenis bahasa intinya sama, kita ga akan tau apa yang akan banyak dicari. yang penting kamu kuasain logika and concept berpikir programing. dan pilih 1 bahasa yang kamu dalami. itu saja sudah lebih dari cukup ;)

    kalo mau mudah, VB bisa menjadi pilihan, atau Java juga ok ;).

  12. bramaji
    #12

    om mas pakde emailnya apa? gw lagi butuh freelance programmer nih.. thanks.

    contact me at bramaji.dipamanggala@yahoo.com

    atau http://designhouse.wordpress.com

    thanks again.

  13. Anung
    #13

    @bramaji:
    Sudah saya kirim ke email bapak, thank’s :)

  14. Yogi
    #14

    Wah, tulisan ini bener juga, sekarang semakin banyak software hause yang bermunculan, dan hal ini semakin menyempitkan gerak para freelance seperti kita :( :(

    Tetapi hal ini sebenarnya bisa diatasi koq, kalo kita punya client, nah kita layani aja sebaik mungkin, klo pelayanan kita memuaskan dijamin (ya g 100%) g bakalan lari client kita :-?

    Sebenarnya langkah yang diambil ketika kita telah menelurkan beberapa software dan menangani beberapa project kita mesti berpikir bagaimana untuk menjadi “mandor” alias Sistem Analis biar jenjang kita sedikit naek..:)>-:)>-

  15. Fikri Online
    #15

    Aku juga bercita cita jadi Progammer dan terutama jadi Free Lancer :)

  16. Yusup
    #16

    Salam kenal ,
    saya juga programmer freelance.
    saat ini ada beberapa product software yang sudah ready and bisa diimplementasikan
    contoh : aplikasi HRD ,billing system,dll

    kalau ada project2 ,kita saling berbagi yaa.

    ***lebih baik bergabung dengan beberapa freelancer dari pada ga dapet project sama sekali :) ***

  17. Amien
    #17

    Salam kenal nich.

    saya lagi mencoba mencari programer freelance, apakah Pak Yusup atau Pak Anung bisa membantu saya, tolong kirimkan beritanya ke email saya (muhammadamien@gmail.com) ya…
    Terima kasih ya..

Leave a Reply





XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>